Pengalamanku selama bekerja di Korporasi
Sharing pengalaman selama aku bekerja di Korporasi selama kurang lebih 9 tahun setelah lulus kuliah

Saya Arrizal Surya Hanapi, seorang pria kelahiran Garut pada 20 Maret, telah mengukir jejaknya sebagai sosok penting di balik layar transformasi digital di Indonesia. Mengawali langkahnya di dunia teknologi dengan menempuh pendidikan S1 Pendidikan Ilmu Komputer di Universitas Pendidikan Indonesia dari tahun 2012 hingga 2017, saya tidak hanya belajar tentang kode dan sistem, tetapi juga bagaimana mendidik dan menyampaikan ilmu tersebut kepada orang lain. Selama lebih dari tujuh tahun meniti karier, Saya memantapkan dirinya sebagai seorang Quality Assurance (QA) sekaligus Technical Support Specialist yang andal. Keahliannya sangat spesifik dan esensial, yakni mengawal jalannya implementasi Sistem Nota Dinas Elektronik dan Document Management System (DMS) di berbagai instansi BUMN, perbankan, hingga institusi nasional. Perjalanan panjang proyek besarnya mulai terlihat sibuk pada tahun 2018. Saat itu, kemudian saya dipercaya untuk menangani proyek aplikasi Digioffice di PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Di sana, ia bertanggung jawab melakukan pengujian mendalam, memonitor antarmuka dashboard, dan yang tak kalah penting, turun langsung memberikan pelatihan kepada para pengguna. Kemampuan saya yang cakap dalam memadukan keahlian teknis dengan keluwesan komunikasi membuatnya kebanjiran proyek di tahun-tahun berikutnya. Sepanjang 2019 hingga 2020, ia menjadi garda terdepan dalam digitalisasi persuratan di berbagai sektor. Mulai dari mengawal Aplikasi Nota Dinas Elektronis untuk Bank Kalimantan Selatan, memastikan kelancaran AMS Korporat untuk PT PLN (Persero), hingga merambah ke sektor pendidikan dengan menangani aplikasi serupa di Universitas Brawijaya. Tak berhenti di situ, pada tahun 2020, ia juga turut memastikan kualitas Sistem Naskah Dinas di POLDA Kalimantan Timur dan sistem E-Office di PT Pegadaian (Persero). Berbekal pengalamannya melakukan User Acceptance Test (UAT) dan kemampuannya berbahasa Indonesia serta Inggris secara aktif, saya menjadi sosok yang dapat diandalkan untuk menjembatani antara sistem yang rumit dengan pemahaman klien. Memasuki tahun 2021, PT Pos Indonesia dan PT AMU menjadi lahan dedikasi selanjutnya di mana ia terus konsisten memonitor sistem dan mendampingi pengguna. Pada tahun 2022, perannya berlanjut dengan fokus utama sebagai Quality Assurance pada pengembangan DMS untuk PT Jasa Raharja (Persero). Langkah saya tidak pernah terhenti. Ia terus berinovasi dan menjaga kualitas sistem persuratan digital, mulai dari menangani Nota Dinas PBNU di tahun 2023, memastikan aplikasi Nadine Infomedia berjalan sempurna di 2024, hingga yang terbaru di tahun 2025, ia menjadi QA & Technical Support untuk sistem Nota Dinas Elektronik di PT Jasa Tirta, Malang. Di balik layar antarmuka aplikasi persuratan berbagai institusi besar di negeri ini, ada dedikasi dan ketelitian saya. Sehingga saya bisa membuktikan bahwa penerapan teknologi bukan sekadar tentang membangun software yang bagus, melainkan juga memastikan setiap penggunanya siap dan nyaman mengadopsi budaya kerja digital tanpa kertas
Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.